Tuesday, 19 January 2016

Hati-hati berjalan di pasar raya Padang

Beberapa hari yang lalu, sekitar jam tujuh malam saya naik angkot dari depan Plaza Andalas menuju Marapalam. Ternyata angkotnya ngetem di depan Mesjid Muhammadiyah, Pasar Raya.

Tidak lama ada seorang cewek membawa dua tas ransel, yang kecil di sandang dan yang besar dijinjing. Sepertinya anak kuliah, dan masih baru di Padang. Dia menghampiri angkot yang saya naiki dan ertanya pada sopirnya: "ka Aur Duri Da?". "Ndak diak, angkot ka Aur Duri d muko tu". Kemdudian cewek itu nanya lagi, "kalau ka sawahan da?". "di ujuang tu diak aa, jalan adiak k ujuang tu saketek. Beko naiak angkot lurus atau angkot warna pink".

Kemudian cewek itu berjalan sesuai arahan sang sopir angkot tadi. Dan tidak lama setelah itu ada seorang cowok, tinggi, agak kurus, memakai topi dan baju putih memegang tas cewek tersebut. Tapi selanjutnya saya tidak tau apa yang terjadi karena tertutup sama angkot. Jadi saya berbaik sangka saja kalau mungkin itu temannya. Tapi feeling saya klo itu adalah pencopet. 

Ah..tapi tidak mungkin lah ya, masa iya pencopet. Orang-orang masih ramai kok. Dan tadi pun di belakang cowok itu juga ada cowok lain. Masih ada pedagang di sekitar sana. Sopir angkot tadi pun melihat kesana dan dian-diam saja.

Tapi ternyata feeling saya benar. Tidak berapa lama, dan angkot yang saya naiki masih ngetem disana, saya liat cewek tadi balik lagi. Walaupun sudah agak gelap, tapi saya masih melihat ekspresi kepanikannya. Berjalan tergesa-gesa sambil mencari-cari sesuatu di dalam tas nya dan tidak bertemu. 
Karena dia masih memegang hp, saya rasa dompet nya yang sudah dicopet. Kasian sekali :-(
Saya jadi teringat, beberapa tahun yang lalu saya juga pernah kecopetan di pasar raya. Waktu itu karena kelelahan saya lupa menghadapkan tas ransel saya ke depan. Jadi disandang seperti biasa. Dan sialnya hp saya taroh d laci ransel itu.
Tidak lama, terasa seseorang membuka restelting tas saya. Pas di lihat laci nya sudah kebuka, hp udah ga ada dan pencopet udah lari.
Berusaha mengejar tapi ga dapat.
Kata pedagang disana, mereka lihat copetnya, tapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa. "Mereka (copet itu) ada komplotan,  kalau kami kasih tau, nanti kedai kami yang diganggu" itu kata pedagangnya. Jadi hanya bisa pasrah :-(
Jadi, hati-hati saat berjalan di pasar raya Padang. Kalau memakai tas, baik ransel atau bukan, hadapkan ke depan. 

Wednesday, 13 January 2016

Bedak tahan lama dengan es batu


Kemaren ada seorang teman bertanya, " bedaknya bagus ya, pake bedak apa?"
Oh..senang nya puji seperti itu :-)..
Tapi rasa-rasanya saya masih pake bedak dan pelembab yang sama sejak beberapa tahun yang lalu. Trus apa donk yang berbeda??
Nah..akhir-akhir ini sebelum pake bedak, saya pake es batu dulu..
Gini nih kegiatan memakai make-up saya setiap hari:
1. Bersihkan wajah
Bersihkan wajah dengan menggunakan cleanser agar semua kotoran terangkat. Oleskan cleanser k wajah sambil dipijit ringan untuk relaksasi wajah. Kemudian bersihkan dengan kapas.
2. Gunakan toner
Penggunaan toner agar wajah menjadi segar. Biasanya toner saya aplikasikan dengan menuangkan ke kapas. Kemudian diusapkan ke wajah, sambil di tepuk-tepuk lembut. Kemudian di tunggu hingga kering.
3. Memakai es batu
Pengguna es batu bisa diusapkan langsung ke wajah dengan cara memutar. Setelah itu keringkan wajah dengan handuk dengan cara diusap dengan lembut.
4. Gunakan pelembab
Penggunaan pelembab bertujuan agar wajah tidak kering dan terlihat sehat. Oleskan pelembab di sekitar mata dan seluruh wajah.
5. Memakai bedak
cara memakai bedak yaitu dengan menekannya secara perlahan, agar bedak lebih tahan lama. Kemudian ratakan bedak dengan menggunakan brush untuk wajah,arahnya dari atas kebawah, sesuai dengan jalur bulu halus yang tumbuh.
6. Aplikasikan eye shadow,  maskaca, eye liner, blush on dan lipstick.

Setelah aktivitas makw-up selesai, pasang jilbab, cuss berangkat kerja :-)

Friday, 8 January 2016

Trip to kawasan wisata mandeh

Sebenarnya jalan-jalan ini diadakan untuk memperingati hari guru.. Tapi karena beberapa hal waktunya diundur jadi hari senin tanggal 14 desember 2015, tepat setelah ujian semester ganjil berakhir.
Trip di mulai dengan berangkat dari lapangan imam bonjol Padang jam 08.00 Wib menggunakan satu bus pariwisata, menuju TPI Tarusan, Pesisir Selatan. Perjalanan memakan waktu lebih kurang 1 jam 30 menit. Seperti biasa,dalam perjalanan tidak pernah lupa dengan berbagai pose narsis :)

Sesampainya d TPI tarusan kami membeli nasi bungkus untuk bekal makan siang. Tapi karena daerah ini masih berupa perkampungan, hanya sedikit pilihan. So.. untuk selanjutnya kalau mau kesini lagi harus membawa bekal dari rumah :D
Ada dua jenis wisata yang bisa dipulih di sini, yaitu ke wisata ke puncak mandeh atau ke pulau. Nah.. karena saat itu jalan ke puncak sedang di perbaiki sehingga bus tidak bisa lewat, kami pun memilih wisata ke pulau.
Dengan menyewa 2 perahu nelayan,  tour pun di mulai.. Harga sewa perahu ini cukup murah, 500ribu untuk satu perahu dengan kapasitas 15 orang.

Tujuan pertama adalah pulau sultan. Kenapa namanya pulau sultan ya? Menurut pemilik perahu karena pulau ini dulu adalah kepunyaan seorang sultan. Tapi pulau ini lebih dikenal dengan pulau setan. Jauh banget ya melesetnya :(
Setelah berperahu sekitar 30 menit, sampai lah kita di pulau setan ini. Kesan pertama? Amazing :D. Serasa berasa d pulau pribadi. Pulau yang masih sepi, suara ombak yang tenang, airnya yang jernih kebiruan, dan pasirnya yang lembut benar-benar membuat semua lelah terlupakan.

Tujuan kedua adalah pulau cubadak atau cubadak island. Pulau ini tidak kalah indahnya dengan pulau setan.  Bahkan di pulau ini sudah terdapat cottage dan sudah dikelola dengan baik. Tapi kita tidak bisa singgah ke pulau ini?  lho? Kenapa? Yah begituah.. Karena pulau ini dikelola oleh orang asing, jadi untuk bisa singgah ke pulau ini kita harus reservasi dulu. Katanya sich untuk menginap di pulau ini kita harus merogoh kocek sekitar 1,5juta untuk satu malam per orang. Tapi tenang, itu sudah include makan dan paket tour nya. Eh, katanya lagi menginap di sana minimal 2 malam. Lumayan juga ya.. Hehe..

Nah..karena kita ga bisa singgah jadi cuma bisa melihat dan mengintip dari kejauhan :D
Tujuan selanjutnya adalah bukit batu karang. Batu nya yang eksotis dan airnya yang kehijauan, satu lagi anugerah Allah buat kita.
Di sini kita bisa mendaki batu karang nya dengan tali, kemudian terjun bebas nyebur ke air yang sejuk.

Tujuan terakhir adalah kita hutan bakau. Dengan pohon dan air berwarna hijau, such a wonderful.  
Dan kejutannya, di balik hutan bakau ini ada air terjun dengan bebatuan yang eksotik. Rasanya pengen langsung nyebur dan main air. 

Tapi sayang, di sini ga ada tempat ganti bajunya ;(. Jadi untuk ganti baju harus nunggu dulu nyampe di TPI Tarusan, dan itupun harus numpang di rumah warga..hiks..
Perjalanan diakhiri dengan makan malam d warung kito. Setelah itu kembali ke rumah masing-masing. 
Kawasan mandeh recommended banget untuk melepas stress setelah sibuk dengan aktivitas sehari-hari :)